PROPOSAL
MATA KULIAH PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (MK-PM)
PROGRAM “SEKOLAH CAKAP”
Pemberdayaan Siswa Sekolah Dasar melalui Pembelajaran Berbasis Kecakapan Hidup
(Life Skills)
Mini Learning Festival – 1 Hari
SD Negeri Ulu Benteng 1
Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala
Kelompok II – Kelas C
Iqbal Hamdani
Normiyati
Maulida Rizeki
Hapypy Alwi
Shintia Eka Rahayu
Syaiful
Nana Pertiwi
Ferdian Syah Putra
Ahmad Nurhadi Rianto
Nova Puspianto
Romy Jaya Saputra
BAB I – PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Program “SEKOLAH CAKAP” merupakan gagasan pemberdayaan
siswa sekolah dasar melalui pembelajaran berbasis kecakapan hidup (life
skills). Program ini dilaksanakan dalam bentuk Mini Learning Festival selama
satu hari di SD Negeri Ulu Benteng 1, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito
Kuala.
Dasar gagasan program adalah bahwa pembelajaran di
sekolah perlu dilengkapi dengan pengalaman yang bersifat praktis agar siswa
tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan yang
dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam dokumen kegiatan, life
skills dipandang penting karena siswa memerlukan kecakapan untuk menghadapi
situasi sehari-hari dan belajar melalui praktik, permainan, serta simulasi.
Konsep pemberdayaan dilakukan dengan menempatkan siswa
sebagai peserta aktif, mahasiswa sebagai fasilitator yang berbagi kompetensi,
serta sekolah sebagai ruang kolaborasi antara siswa, guru, dan mahasiswa.
Kegiatan dirancang interaktif, menyenangkan, praktis, dan sesuai usia siswa.
Analisis kebutuhan dalam gagasan program diarahkan pada
penguatan kecakapan dasar siswa di luar pembelajaran akademik, khususnya
literasi keuangan, keselamatan/K3 dasar, komunikasi dalam bahasa Inggris,
kepedulian lingkungan, keberanian berbicara, serta kemampuan mengintegrasikan
pembelajaran melalui permainan, kuis, refleksi, dan apresiasi.
B. Permasalahan
- Pembelajaran siswa perlu dilengkapi dengan pengalaman praktis yang membantu menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari.
- Siswa memerlukan penguatan kecakapan hidup dasar, antara lain dalam mengelola uang, menjaga keselamatan diri, berkomunikasi, peduli lingkungan, dan berani menyampaikan pendapat.
- Pengalaman belajar yang interaktif, praktis, dan berbasis permainan perlu diberikan agar siswa dapat belajar secara aktif dan menyenangkan.
- Program perlu menyediakan ruang yang kolaboratif dan inklusif sehingga siswa dapat berpartisipasi sesuai kemampuan dan pengalaman mereka.
C. Tujuan Pemecahan Masalah
Tujuan Umum
Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar siswa
sekolah dasar melalui pengalaman belajar berbasis kecakapan hidup yang praktis,
interaktif, menyenangkan, dan sesuai usia siswa.
Tujuan Khusus
- Meningkatkan pemahaman siswa mengenai kebutuhan dan keinginan, menabung, mengatur uang saku, serta perilaku belanja dan berbagi secara bijak.
- Mengenalkan prinsip keselamatan dan K3 dasar, potensi bahaya, perilaku aman, serta tindakan sederhana dalam menghadapi keadaan darurat.
- Melatih penggunaan kosakata dan ungkapan bahasa Inggris sederhana dalam situasi sehari-hari.
- Menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik.
- Meningkatkan keberanian siswa untuk berbicara, memperkenalkan diri, menyampaikan pendapat, dan melakukan presentasi sederhana.
- Memberikan pengalaman belajar terpadu melalui permainan, kuis, refleksi, dan apresiasi.
BAB II – STRATEGI
PELAKSANAAN
A. Perencanaan
Pelaksanaan direncanakan melalui tahapan
persiapan, koordinasi, pelaksanaan Mini Learning Festival, dan evaluasi.
Langkah kerja disusun secara bertahap agar tujuan pemecahan masalah dapat
dicapai secara nyata dan mudah dilaksanakan.
|
No.
|
Tahap
|
Kegiatan
Utama
|
|
1
|
Koordinasi internal kelompok
|
Pembagian tugas dan pemantapan konsep kegiatan.
|
|
2
|
Pengarahan dan diskusi
|
Penguatan konsep program serta pembagian peran
fasilitator.
|
|
3
|
Koordinasi dengan mitra sekolah
|
Pengajuan surat, komunikasi dengan sekolah, dan
penyepakatan teknis kegiatan.
|
|
4
|
Finalisasi kegiatan
|
Penyusunan materi, metode, perlengkapan, rundown, dan
kebutuhan kegiatan.
|
|
5
|
Pelaksanaan Mini Learning Festival
|
Kegiatan satu hari dengan enam sesi pembelajaran
tematik.
|
|
6
|
Evaluasi
|
Refleksi peserta, dokumentasi, evaluasi hasil, dan
koordinasi lanjutan dengan pihak sekolah.
|
Rangkaian pembelajaran utama terdiri atas enam sesi:
|
No.
|
Sesi
|
Pokok
Materi
|
|
1
|
Aku Bisa Mengelola Uang
|
Literasi keuangan dasar: kebutuhan dan keinginan,
menabung, mengatur uang saku, belanja bijak, berbagi dan bersedekah.
|
|
2
|
Aku Anak Aman
|
Pengenalan safety/K3 dasar: keselamatan, potensi
bahaya, perilaku aman, dan tindakan sederhana saat keadaan darurat.
|
|
3
|
Let’s Speak English!
|
Fun English for Kids: greeting, introducing yourself,
numbers, colors, family, daily activities, dan simple conversation.
|
|
4
|
Aku Peduli Lingkungan
|
Kepedulian lingkungan: menjaga kebersihan, memilah
sampah, mengurangi plastik, serta kebiasaan menjaga lingkungan.
|
|
5
|
Aku Berani Bicara
|
Komunikasi dan public speaking: berbicara di depan
orang lain, memperkenalkan diri, berbicara sopan, mendengarkan, dan
menyampaikan pendapat.
|
|
6
|
Aku Cakap!
|
Games dan kuis, refleksi siswa, penguatan pesan kunci,
serta apresiasi dan dokumentasi.
|
Metode pembelajaran yang digunakan menyesuaikan
karakteristik siswa sekolah dasar, antara lain cerita sederhana, demonstrasi,
simulasi, permainan, lagu, flashcard, role play, storytelling, presentasi
singkat, praktik memilah sampah, kuis, dan refleksi.
B. Jadwal
Jadwal persiapan dan pelaksanaan mengacu pada timeline
kegiatan dalam dokumen “SEKOLAH CAKAP”, mulai September sampai Oktober 2026.
|
Waktu
|
Kegiatan
|
|
11 Sep 2026
|
Diskusi pemilihan ketua, sekretaris, dan bendahara
|
|
12 Sep 2026
|
Pengarahan dari dosen pembimbing
|
|
13 Sep 2026
|
Diskusi penentuan program
|
|
25 Sep 2026
|
Diskusi progress dan rencana kegiatan
|
|
26 Sep 2026
|
Pengarahan dari dosen pembimbing
|
|
28 Sep 2026
|
Pengajuan surat permohonan survei kepada mitra
|
|
29 Sep 2026
|
Koordinasi dengan mitra terkait persetujuan
|
|
3 Okt 2026
|
Diskusi offline progress rencana kegiatan
|
|
5 Okt 2026
|
Persiapan perlengkapan
|
|
11 Okt 2026
|
Finalisasi rencana kegiatan
|
|
15 Okt 2026
|
Kegiatan puncak Mini Learning Festival “SEKOLAH CAKAP”
|
|
22 Okt 2026
|
Evaluasi hasil kegiatan dan koordinasi dengan pihak
sekolah
|
Rundown pelaksanaan Mini Learning Festival (1 hari):
|
Waktu
|
Kegiatan
|
|
07.30–08.00
|
Registrasi & Persiapan
|
|
08.00–08.15
|
Pembukaan & Ice Breaking
|
|
08.15–09.00
|
Sesi 1 – Literasi Keuangan
|
|
09.00–09.30
|
Sesi 2 – Safety/K3
|
|
09.30–09.45
|
Istirahat
|
|
09.45–10.15
|
Sesi 3 – Fun English
|
|
10.15–10.45
|
Sesi 4 – Lingkungan
|
|
10.45–11.15
|
Sesi 5 – Public Speaking
|
|
11.15–12.00
|
Sesi 6 – Games & Evaluasi
|
|
11.45–12.00
|
Apresiasi & Penutupan
|
|
12.00–13.00
|
Makan Siang
|
C. Produk
- Catatan lapangan mengenai proses pelaksanaan kegiatan dan hasil pengamatan.
- Dokumentasi kegiatan berupa foto dan/atau dokumentasi pelaksanaan setiap sesi.
- Materi pembelajaran sederhana untuk enam tema life skills.
- Produk atau hasil aktivitas siswa, seperti hasil permainan, latihan, poster/aksi sederhana lingkungan serta hasil presentasi atau refleksi.
- Rekap hasil evaluasi dan refleksi siswa serta catatan tindak lanjut bersama pihak sekolah.
- Laporan pelaksanaan Mini Learning Festival “SEKOLAH CAKAP” sebagai hasil kegiatan MK-PM