Tuesday, 29 September 2026

CONTOH PROPOSAL MATA KULIAH PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (MK-PM) - UNIVERSITAS TERBUKA

 

PROPOSAL
MATA KULIAH PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (MK-PM)

 


PROGRAM “SEKOLAH CAKAP”

Pemberdayaan Siswa Sekolah Dasar melalui Pembelajaran Berbasis Kecakapan Hidup (Life Skills)


Mini Learning Festival – 1 Hari
SD Negeri Ulu Benteng 1
Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala


Kelompok II – Kelas C

Iqbal Hamdani

Normiyati

Maulida Rizeki 

Hapypy Alwi

Shintia Eka Rahayu 

Syaiful 

Nana Pertiwi 

Ferdian Syah Putra

Ahmad Nurhadi Rianto 

Nova Puspianto 

Romy Jaya Saputra



BAB I – PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Program “SEKOLAH CAKAP” merupakan gagasan pemberdayaan siswa sekolah dasar melalui pembelajaran berbasis kecakapan hidup (life skills). Program ini dilaksanakan dalam bentuk Mini Learning Festival selama satu hari di SD Negeri Ulu Benteng 1, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala.

Dasar gagasan program adalah bahwa pembelajaran di sekolah perlu dilengkapi dengan pengalaman yang bersifat praktis agar siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam dokumen kegiatan, life skills dipandang penting karena siswa memerlukan kecakapan untuk menghadapi situasi sehari-hari dan belajar melalui praktik, permainan, serta simulasi.

Konsep pemberdayaan dilakukan dengan menempatkan siswa sebagai peserta aktif, mahasiswa sebagai fasilitator yang berbagi kompetensi, serta sekolah sebagai ruang kolaborasi antara siswa, guru, dan mahasiswa. Kegiatan dirancang interaktif, menyenangkan, praktis, dan sesuai usia siswa.

Analisis kebutuhan dalam gagasan program diarahkan pada penguatan kecakapan dasar siswa di luar pembelajaran akademik, khususnya literasi keuangan, keselamatan/K3 dasar, komunikasi dalam bahasa Inggris, kepedulian lingkungan, keberanian berbicara, serta kemampuan mengintegrasikan pembelajaran melalui permainan, kuis, refleksi, dan apresiasi.

B. Permasalahan

  1. Pembelajaran siswa perlu dilengkapi dengan pengalaman praktis yang membantu menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan sehari-hari.
  2. Siswa memerlukan penguatan kecakapan hidup dasar, antara lain dalam mengelola uang, menjaga keselamatan diri, berkomunikasi, peduli lingkungan, dan berani menyampaikan pendapat.
  3. Pengalaman belajar yang interaktif, praktis, dan berbasis permainan perlu diberikan agar siswa dapat belajar secara aktif dan menyenangkan.
  4. Program perlu menyediakan ruang yang kolaboratif dan inklusif sehingga siswa dapat berpartisipasi sesuai kemampuan dan pengalaman mereka.


C. Tujuan Pemecahan Masalah

Tujuan Umum

Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar siswa sekolah dasar melalui pengalaman belajar berbasis kecakapan hidup yang praktis, interaktif, menyenangkan, dan sesuai usia siswa.

 

Tujuan Khusus

  1. Meningkatkan pemahaman siswa mengenai kebutuhan dan keinginan, menabung, mengatur uang saku, serta perilaku belanja dan berbagi secara bijak.
  2. Mengenalkan prinsip keselamatan dan K3 dasar, potensi bahaya, perilaku aman, serta tindakan sederhana dalam menghadapi keadaan darurat.
  3. Melatih penggunaan kosakata dan ungkapan bahasa Inggris sederhana dalam situasi sehari-hari.
  4. Menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik.
  5. Meningkatkan keberanian siswa untuk berbicara, memperkenalkan diri, menyampaikan pendapat, dan melakukan presentasi sederhana.
  6. Memberikan pengalaman belajar terpadu melalui permainan, kuis, refleksi, dan apresiasi.


BAB II – STRATEGI PELAKSANAAN

A. Perencanaan

Pelaksanaan direncanakan melalui tahapan persiapan, koordinasi, pelaksanaan Mini Learning Festival, dan evaluasi. Langkah kerja disusun secara bertahap agar tujuan pemecahan masalah dapat dicapai secara nyata dan mudah dilaksanakan.

No.

Tahap

Kegiatan Utama

1

Koordinasi internal kelompok

Pembagian tugas dan pemantapan konsep kegiatan.

2

Pengarahan dan diskusi

Penguatan konsep program serta pembagian peran fasilitator.

3

Koordinasi dengan mitra sekolah

Pengajuan surat, komunikasi dengan sekolah, dan penyepakatan teknis kegiatan.

4

Finalisasi kegiatan

Penyusunan materi, metode, perlengkapan, rundown, dan kebutuhan kegiatan.

5

Pelaksanaan Mini Learning Festival

Kegiatan satu hari dengan enam sesi pembelajaran tematik.

6

Evaluasi

Refleksi peserta, dokumentasi, evaluasi hasil, dan koordinasi lanjutan dengan pihak sekolah.


Rangkaian pembelajaran utama terdiri atas enam sesi:

No.

Sesi

Pokok Materi

1

Aku Bisa Mengelola Uang

Literasi keuangan dasar: kebutuhan dan keinginan, menabung, mengatur uang saku, belanja bijak, berbagi dan bersedekah.

2

Aku Anak Aman

Pengenalan safety/K3 dasar: keselamatan, potensi bahaya, perilaku aman, dan tindakan sederhana saat keadaan darurat.

3

Let’s Speak English!

Fun English for Kids: greeting, introducing yourself, numbers, colors, family, daily activities, dan simple conversation.

4

Aku Peduli Lingkungan

Kepedulian lingkungan: menjaga kebersihan, memilah sampah, mengurangi plastik, serta kebiasaan menjaga lingkungan.

5

Aku Berani Bicara

Komunikasi dan public speaking: berbicara di depan orang lain, memperkenalkan diri, berbicara sopan, mendengarkan, dan menyampaikan pendapat.

6

Aku Cakap!

Games dan kuis, refleksi siswa, penguatan pesan kunci, serta apresiasi dan dokumentasi.

Metode pembelajaran yang digunakan menyesuaikan karakteristik siswa sekolah dasar, antara lain cerita sederhana, demonstrasi, simulasi, permainan, lagu, flashcard, role play, storytelling, presentasi singkat, praktik memilah sampah, kuis, dan refleksi.

B. Jadwal

Jadwal persiapan dan pelaksanaan mengacu pada timeline kegiatan dalam dokumen “SEKOLAH CAKAP”, mulai September sampai Oktober 2026.

Waktu

Kegiatan

11 Sep 2026

Diskusi pemilihan ketua, sekretaris, dan bendahara

12 Sep 2026

Pengarahan dari dosen pembimbing

13 Sep 2026

Diskusi penentuan program

25 Sep 2026

Diskusi progress dan rencana kegiatan

26 Sep 2026

Pengarahan dari dosen pembimbing

28 Sep 2026

Pengajuan surat permohonan survei kepada mitra

29 Sep 2026

Koordinasi dengan mitra terkait persetujuan

3 Okt 2026

Diskusi offline progress rencana kegiatan

5 Okt 2026

Persiapan perlengkapan

11 Okt 2026

Finalisasi rencana kegiatan

15 Okt 2026

Kegiatan puncak Mini Learning Festival “SEKOLAH CAKAP”

22 Okt 2026

Evaluasi hasil kegiatan dan koordinasi dengan pihak sekolah


Rundown pelaksanaan Mini Learning Festival (1 hari):

Waktu

Kegiatan

07.30–08.00

Registrasi & Persiapan

08.00–08.15

Pembukaan & Ice Breaking

08.15–09.00

Sesi 1 – Literasi Keuangan

09.00–09.30

Sesi 2 – Safety/K3

09.30–09.45

Istirahat

09.45–10.15

Sesi 3 – Fun English

10.15–10.45

Sesi 4 – Lingkungan

10.45–11.15

Sesi 5 – Public Speaking

11.15–12.00

Sesi 6 – Games & Evaluasi

11.45–12.00

Apresiasi & Penutupan

12.00–13.00

Makan Siang

C. Produk

  1. Catatan lapangan mengenai proses pelaksanaan kegiatan dan hasil pengamatan.
  2. Dokumentasi kegiatan berupa foto dan/atau dokumentasi pelaksanaan setiap sesi.
  3. Materi pembelajaran sederhana untuk enam tema life skills.
  4. Produk atau hasil aktivitas siswa, seperti hasil permainan, latihan, poster/aksi sederhana lingkungan serta hasil presentasi atau refleksi.
  5. Rekap hasil evaluasi dan refleksi siswa serta catatan tindak lanjut bersama pihak sekolah.
  6. Laporan pelaksanaan Mini Learning Festival “SEKOLAH CAKAP” sebagai hasil kegiatan MK-PM



Contoh Surat Permohonan Mitra - Praktik Pemberdayaan Masyarakat (MK-PM) Universitas Terbuka

Nomor              : 001/II.C/UT/MK.PM/IX/2026 Perihal            : Permohonan Survei   Kepada Yth. Bapak Hariyadi, S.Pd., Gr Kepala ...